Gejala Asidosis yang Jarang Disadari

Asidosis merupakan kondisi yang ditandai oleh adanya kenaikan asam berlebih pada tubuh. Selain itu, kehilangan bikarbonat secara berlebihan di dalam daraha (asidosis metabolik), penumpukan karbondioksida di dalam darah juga menyebabkan fungsi paru – paru menjadi buruk. Pernafasan yang tertekan juga merupakan penyebabnya. Ketoasidosis adalah jenis yang paling umum bagi penderita diabetes.

Tingkat keparahan dan gejala yang dialami oleh penderita asidosis berbeda – beda tergantung pada kondisi yang dialami. Gejala asidosis umum yang dialami penderita seperti :

  • Napas pendek dan cepat
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan menurun
  • Linglung
  • Mual dan muntah
  • Mudah merasa lelah atau mengantuk
  • Denyut jantung meningkat
  • Bau nafas tercium seperti aroma buah (tanda-tanda asidosis diabetik)

Sedangkan bagi penderita asidosis respiratorik, gejala yang biasanya muncul seperti :

  • Mudah merasa lelah atau mengantuk
  • Pusing
  • Napas pendek
  • Sakit kepala
  • Linglung
  • Merasa gelisah
  • Penglihatan buram

Gejala asidosis lain yang dialami oleh penderita asidosis respiratorik yaitu lesu, koma dan mengigau. Gejala tersebut muncul jika tidak segera diobati. Gejala tidak akan muncul dan dirasakan bagi penderita asidosis respiratorik kronis. Yang terjadi biasanya perubahan perilaku, kesulitan tidur, dan kehilangan ingatan. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter apabila gejala tersebut Anda alami.

READ  Kenali 5 Ciri-ciri Gejala Stress Jika Terjadi pada Anak

Gejala berupa nafas pendek dan cepat dikarenakan tubuh terus berusaha untuk mengoreksi asidosis dengan cara mengeluarkan lebih banyak karbondioksida. Saat asidosis terus memburuk, penderita akan menjadi sangat lemah, kebingungan, mual dan mengantuk. Saat asidosis sudah parah, tekanan darah dan jantung akan menurun drastis. Penderita bisa koma dan syok bahkan bisa mengalami kematian.

Berdasarkan penyebabnya, asidosis digolongkan menjadi 2 jenis, yaitu :

  1. Asidosis pernapasan

          pada asidosis jenis ini, paru – paru tidak bisa mengeluarkan karbondioksida secara maksimal. Hal ini menyebabkan karbondioksida yang terlalu banyak di dalam tubuh. Penyebabnya adalah :

  • Kelemahan otot dada
  • Masalah sistem saraf
  • Cedera di dada
  • Asma
  1. Asidosis metabolik
READ  Kenali penyebab kanker lambung sejak awal

Jenis ini terjadi saat ginjal tidak berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan tubuh tidak bisa mengeluarkan cukup asam melalui urin. Keadaan ini juga bisa terjadi ketika tubuh menyingkirkan terlalu banyak basa (bikarbonat) atau mengalami peningkatan asupan zat yang ketika menjalani metabolisme akan menjadi asam. Contohnya adalah aspirin dengan dosis tinggi dan methanol. Tiga jenis utama asidosis metabolik yaitu :

  • Asidosis diabetik

Kondisi ini dialami oleh penderita diabetes yang tidak bisa mengontrol kadar gula darah. Apabila tubuh membutuhkan insulin, keton akan menumpuk di dalam tubuh dan mengasamkan darah.

  • Asidosis hiperkloremik

Kondisi yang terjadi karena hilangnya natrium bikarbonat. Natrium bikarbonat merupakan basa yang menjaga pH di dalam tubuh agar tetap netral. Diare dan muntah adalah gejala asidosis yang disebabkan oleh kehilangan natrium bikarbonat.

  • Asidosis laktat
READ  Mengenali Penyebab kanker air liur

Kondisi yang terjadi saat terdapat terlalu banyak asam laktat di dalam tubuh. Penggunaan alkohol berlebih, gagal jantung, kanker, kejang, gagal hati, kekurangan oksigen dalam waktu lama dan gula darah rendah adalah penyebabnya. Penumpukan asam laktat juga bisa disebabkan oleh olahraga berlebihan.

  • Asidosis tubular ginjal

Kondisi yang terjadi karena ginjal tidak bisa mengeluarkan asam ke dalam urin akibatnya darah menjadi asam.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab peningkatan resiko asidosis adalah :

  • Gagal ginjal
  • Obesitas
  • Dehidrasi (kekurangan cairan)
  • Diabetes mellitus (kencing manis)
  • Diet yang tinggi lemak tetapi rendah karbohidrat

 

Sumber :

www.sehatq.com

www.alodokter.com

Sumber gambar :

Klikpdpi.com